Soal-soal ini adalah soal satu tipe, namun hanya diubah subjek yang ditanyakan. Materinya tentang fungsi organela sel.
Suatu
jenis sel otot mengalami peningkatan aktivitas secara tiba-tiba dan
berkelanjutan (misalnya, kontraksi intensif), menyebabkan peningkatan kebutuhan
energi dan pelepasan ion kalsium (Ca2+) yang sangat cepat ke
sitosol. Peningkatan aktivitas ini memicu sel untuk segera memperbanyak organel
yang bertanggung jawab dalam memproduksi sebagian besar Adenosin Trifosfat
(ATP) secara aerob dan organel yang berperan sebagai gudang sementara serta
pengatur pelepasan Ca2+ tersebut. Berdasarkan respons seluler ini,
pasangan organel manakah yang harus diperbanyak dan mengalami peningkatan
fungsi secara simultan untuk mengatasi kebutuhan sel?
A.
Nukleus dan Ribosom Bebas
B.
Vakuola dan Dinding Sel
C.
Badan Golgi dan Retikulum Endoplasma Kasar (REK)
D.
Mitokondria dan Retikulum Endoplasma Halus (REH)
E.
Lisosom dan Peroksisom
Seorang pasien didiagnosis mengalami penyakit I-cell (Mucolipidosis II), di mana terjadi defisiensi enzim pada Badan Golgi. Enzim ini seharusnya memberikan penanda manosa-6-fosfat pada enzim-enzim hidrolitik tertentu sebelum dikirim. Karena penanda ini gagal ditambahkan, enzim-enzim hidrolitik tersebut tidak dapat diarahkan dengan benar ke tujuannya, melainkan malah disekresikan keluar sel. Akibatnya, makromolekul yang seharusnya dicerna di dalam sel menumpuk, menyebabkan kerusakan progresif pada jaringan. Analisis kasus ini menunjukkan adanya kegagalan pada organel yang berfungsi sebagai 'pembuangan limbah' sel. Organel manakah yang mengalami kegagalan fungsi sekunder (akibat kesalahan penandaan di Golgi) dan menyebabkan penumpukan makromolekul?
A.
Membran sel
B.
Mitokondria
C.
Peroksisom
D.
Nukleus
E.
Lisosom
Sebuah
penelitian dilakukan pada sel-sel akar tumbuhan padi di sawah yang terpapar
oleh logam berat kadmium (Cd2+). Paparan ini menyebabkan peningkatan
drastis dalam kebutuhan sel untuk mendegradasi dan mengisolasi zat-zat
berbahaya tersebut. Sel-sel akar merespons dengan meningkatkan produksi enzim
hidrolitik untuk memecah senyawa kompleks dan mengangkutnya ke dalam suatu
organel besar yang ditujukan sebagai tempat penyimpanan sementara limbah dan
air. Jika pada gambar sel tumbuhan di bawah, panah menunjuk pada organel besar
berisi cairan yang menempati sebagian besar volume sel , organel yang ditunjuk
dan fungsi utamanya dalam kasus paparan logam berat ini adalah …
A. Kloroplas, yang merupakan organel penting dalam
proses fotosintesis untuk memproduksi glukosa bagi sel tumbuhan sebagai sumber
utama makanan.
B. Vakuola Sentral, yang berfungsi sebagai gudang
penyimpanan air, limbah, dan penawar racun, serta menjaga tekanan turgor sel.
C. Badan Golgi, yang bertindak sebagai pusat
pemrosesan dan pengemasan protein serta lipid untuk sekresi ke luar sel atau
menuju organel lain.
D. Dinding Sel, yang berfungsi sebagai pelindung
fisik eksternal sel tumbuhan, membantu menjaga bentuk dan kekakuan seluler.
E. Mitokondria, yang berperan utama sebagai pusat
respirasi seluler untuk menghasilkan energi yang diperlukan untuk pertahanan
diri seluler.
Pencemaran udara
oleh senyawa hidrokarbon, pestisida, dan obat-obatan yang tidak terurai
seringkali membebani sel-sel hati dalam tubuh manusia. Sel hati harus bekerja
keras untuk mengubah zat-zat yang bersifat racun dan tidak larut air menjadi
senyawa yang kurang berbahaya dan lebih mudah dikeluarkan melalui urin.
Peningkatan aktivitas detoksifikasi ini akan meningkatkan volume organel yang
bertugas memproses dan menonaktifkan zat berbahaya serta mensintesis lipid dan
kolesterol. Organela yang mempunyai fungsi utama yang paling
esensial dalam kasus detoksifikasi ini adalah …
A.
Retikulum Endoplasma Halus (REH)
B.
Mitokondria
C.
Nukleus
D.
Lisosom
E.
Retikulum Endoplasma Kasar (REK)
Sebuah
organel unik pada sel eukariotik memiliki membran ganda, di mana membran
luarnya halus, tetapi membran dalamnya berlekuk-lekuk membentuk krista. Organel
ini memiliki DNA dan ribosomnya sendiri yang mirip dengan prokariotik (seperti
70S), memungkinkannya bereplikasi secara independen dari siklus sel utama,
sesuai dengan Teori Endosimbiotik. Fungsi utama organel ini adalah menjalankan
siklus Krebs dan fosforilasi oksidatif pada respirasi secara aerob, yang sangat
bergantung pada gradien ion H+
yang terbentuk di ruang antar membran. Analisis karakteristik dan fungsi
ini mengarah pada identifikasi bahwa organel tersebut adalah ….
A.
Retikulum Endoplasma Halus (REH)
B.
Kloroplas
C.
Lisosom
D.
Mitokondria
E.
Nukleus
Pada
sel-sel meristem akar tumbuhan, pertumbuhan yang cepat dan pembagian sel yang
intensif sangat membutuhkan pembentukan dinding sel baru secara terus-menerus.
Proses ini memerlukan suatu organel untuk menerima, memodifikasi, dan
memilah-milah polisakarida struktural (seperti pektin dan hemiselulosa) yang
baru disintesis sebelum mengirimkannya ke membran plasma untuk dikeluarkan dan
disisipkan ke dinding sel. Organel ini tersusun dari tumpukan kantung
bermembran pipih (sisternae) yang memiliki wajah 'penerima' (cis) dan wajah
'pengirim' (trans). Analisis terhadap perannya dalam 'pengiriman pos' dan
sintesis polisakarida non-selulosa mengarahkan pada identifikasi organel ini
sebagai …
A.
Retikulum Endoplasma Halus
B.
Retikulum Endoplasma Kasar
C.
Apparatus Golgi
D.
Peroksisom
E.
Plastida
No comments:
Post a Comment