Tuesday, December 9, 2025

(SOAL) STRUKTUR DAN FUNGSI SEL KELAS 11 SEMESTER GANJIL TIPE 1

Soal-soal ini adalah soal satu tipe, namun hanya diubah subjek yang ditanyakan. Materinya tentang fungsi organela sel.


Suatu jenis sel otot mengalami peningkatan aktivitas secara tiba-tiba dan berkelanjutan (misalnya, kontraksi intensif), menyebabkan peningkatan kebutuhan energi dan pelepasan ion kalsium (Ca2+) yang sangat cepat ke sitosol. Peningkatan aktivitas ini memicu sel untuk segera memperbanyak organel yang bertanggung jawab dalam memproduksi sebagian besar Adenosin Trifosfat (ATP) secara aerob dan organel yang berperan sebagai gudang sementara serta pengatur pelepasan Ca2+ tersebut. Berdasarkan respons seluler ini, pasangan organel manakah yang harus diperbanyak dan mengalami peningkatan fungsi secara simultan untuk mengatasi kebutuhan sel?

A.        Nukleus dan Ribosom Bebas

B.        Vakuola dan Dinding Sel

C.        Badan Golgi dan Retikulum Endoplasma Kasar (REK)

D.       Mitokondria dan Retikulum Endoplasma Halus (REH)

E.        Lisosom dan Peroksisom


Seorang pasien didiagnosis mengalami penyakit I-cell (Mucolipidosis II), di mana terjadi defisiensi enzim pada Badan Golgi. Enzim ini seharusnya memberikan penanda manosa-6-fosfat pada enzim-enzim hidrolitik tertentu sebelum dikirim. Karena penanda ini gagal ditambahkan, enzim-enzim hidrolitik tersebut tidak dapat diarahkan dengan benar ke tujuannya, melainkan malah disekresikan keluar sel. Akibatnya, makromolekul yang seharusnya dicerna di dalam sel menumpuk, menyebabkan kerusakan progresif pada jaringan. Analisis kasus ini menunjukkan adanya kegagalan pada organel yang berfungsi sebagai 'pembuangan limbah' sel. Organel manakah yang mengalami kegagalan fungsi sekunder (akibat kesalahan penandaan di Golgi) dan menyebabkan penumpukan makromolekul?

A.        Membran sel

B.        Mitokondria

C.        Peroksisom

D.       Nukleus

E.        Lisosom


Sebuah penelitian dilakukan pada sel-sel akar tumbuhan padi di sawah yang terpapar oleh logam berat kadmium (Cd2+). Paparan ini menyebabkan peningkatan drastis dalam kebutuhan sel untuk mendegradasi dan mengisolasi zat-zat berbahaya tersebut. Sel-sel akar merespons dengan meningkatkan produksi enzim hidrolitik untuk memecah senyawa kompleks dan mengangkutnya ke dalam suatu organel besar yang ditujukan sebagai tempat penyimpanan sementara limbah dan air. Jika pada gambar sel tumbuhan di bawah, panah menunjuk pada organel besar berisi cairan yang menempati sebagian besar volume sel , organel yang ditunjuk dan fungsi utamanya dalam kasus paparan logam berat ini adalah …

A.  Kloroplas, yang merupakan organel penting dalam proses fotosintesis untuk memproduksi glukosa bagi sel tumbuhan sebagai sumber utama makanan.

B.   Vakuola Sentral, yang berfungsi sebagai gudang penyimpanan air, limbah, dan penawar racun, serta menjaga tekanan turgor sel.

C.  Badan Golgi, yang bertindak sebagai pusat pemrosesan dan pengemasan protein serta lipid untuk sekresi ke luar sel atau menuju organel lain.

D.  Dinding Sel, yang berfungsi sebagai pelindung fisik eksternal sel tumbuhan, membantu menjaga bentuk dan kekakuan seluler.

E.   Mitokondria, yang berperan utama sebagai pusat respirasi seluler untuk menghasilkan energi yang diperlukan untuk pertahanan diri seluler.


Pencemaran udara oleh senyawa hidrokarbon, pestisida, dan obat-obatan yang tidak terurai seringkali membebani sel-sel hati dalam tubuh manusia. Sel hati harus bekerja keras untuk mengubah zat-zat yang bersifat racun dan tidak larut air menjadi senyawa yang kurang berbahaya dan lebih mudah dikeluarkan melalui urin. Peningkatan aktivitas detoksifikasi ini akan meningkatkan volume organel yang bertugas memproses dan menonaktifkan zat berbahaya serta mensintesis lipid dan kolesterol. Organela yang mempunyai fungsi utama yang paling esensial dalam kasus detoksifikasi ini adalah …

A.        Retikulum Endoplasma Halus (REH)

B.        Mitokondria

C.        Nukleus

D.       Lisosom

E.        Retikulum Endoplasma Kasar (REK)


Sebuah organel unik pada sel eukariotik memiliki membran ganda, di mana membran luarnya halus, tetapi membran dalamnya berlekuk-lekuk membentuk krista. Organel ini memiliki DNA dan ribosomnya sendiri yang mirip dengan prokariotik (seperti 70S), memungkinkannya bereplikasi secara independen dari siklus sel utama, sesuai dengan Teori Endosimbiotik. Fungsi utama organel ini adalah menjalankan siklus Krebs dan fosforilasi oksidatif pada respirasi secara aerob, yang sangat bergantung pada gradien ion H+  yang terbentuk di ruang antar membran. Analisis karakteristik dan fungsi ini mengarah pada identifikasi bahwa organel tersebut adalah ….

A.        Retikulum Endoplasma Halus (REH)

B.        Kloroplas

C.        Lisosom

D.       Mitokondria

E.        Nukleus


Pada sel-sel meristem akar tumbuhan, pertumbuhan yang cepat dan pembagian sel yang intensif sangat membutuhkan pembentukan dinding sel baru secara terus-menerus. Proses ini memerlukan suatu organel untuk menerima, memodifikasi, dan memilah-milah polisakarida struktural (seperti pektin dan hemiselulosa) yang baru disintesis sebelum mengirimkannya ke membran plasma untuk dikeluarkan dan disisipkan ke dinding sel. Organel ini tersusun dari tumpukan kantung bermembran pipih (sisternae) yang memiliki wajah 'penerima' (cis) dan wajah 'pengirim' (trans). Analisis terhadap perannya dalam 'pengiriman pos' dan sintesis polisakarida non-selulosa mengarahkan pada identifikasi organel ini sebagai …

A.        Retikulum Endoplasma Halus

B.        Retikulum Endoplasma Kasar

C.        Apparatus Golgi

D.       Peroksisom

E.        Plastida


No comments:

Post a Comment